Ningxia dikenal sebagai daerah dengan populasi Muslim yang cukup besar di Tiongkok. Keputusan Aisha datang ke sana adalah bentuk totalitas cintanya terhadap Arif. Namun sesampainya di Ningxia, Arif secara tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Aisha pun terjebak dalam situasi yang membuatnya terombang-ambing secara emosional.
Dalam pencarian itu, ia bertemu Mo, seorang pemuda Tionghoa-Indonesia yang telah lama tinggal di Ningxia. Mo memutuskan membantu Aisha mencari Arif dengan sepenuh hati. Kebersamaan mereka perlahan menumbuhkan benih-benih perasaan yang tak terduga. Di tengah perjalanan, Aisha justru menemukan makna baru tentang keimanan dan ketulusan.