Kehidupan Yuni awalnya terasa sempurna semenjak menikah dengan Anton. Yuni bahagia menjalani hari-harinya, walaupun sebagai istri kedua. Beberapa tahun sebelumnya, Anton telah menikah dengan Nuri. Yuni merasa hubungannya dengan Anton maupun Nuri tetap harmonis. Mengingat Nuri adalah sahabatnya sejak kuliah, dan sudah merestui pernikahannya dengan Anton.
Yang ingin segera memiliki keturunan. Kini, Yuni dan Anton sedang menantikan kelahiran buah hati mereka yang sudah berusia tujuh bulan dalam kandungan Yuni. Selesai menggelar acara mitoni, Yuni mulai merasakan gangguan pada kehamilannya. Bahkan Yuni sempat memuntahkan paku dari mulutnya. Ditengah Yuni mengatasi rasa sakitnya, Nuri malah menjadi kesal dengan Anton.