Menceritakan saat Rendi, Martin, dan Siska pergi untuk mengantar jenazah kakek Rendi ke sebuah desa bernama desa Winogo. Dalam perjalanan menuju desa tersebut, mereka mulai diteror. Mereka terjebak di sebuah desa dengan teror yang mengerikan. Mereka ditolong oleh Marni dan Dira yang akhirnya menceritakan penyebab teror mengerikan itu.
Rupanya terjadi konflik berdarah antara kelompok Pemuda Rakyat berhaluan komunis dengan kelompok santri pimpinan Kyai Malik di tahun 1965. Setiap tahunnya, tiga malam paling mengerikan dan paling berbahaya terjadi di desa Winogo. Seluruh desa dihantui oleh roh-roh yang berjuang sepanjang hidup mereka, dan menyimpan dendam sampai keturunan mereka.