Film “Rangga dan Cinta” bercerita tentang kehidupan para remaja di bangku SMA. Ada Cinta dengan gengnya, Alya, Milly, Maura, dan Karmen yang menjadi pengurus majalah dinding (mading) sekolah. Geng Cinta ini terkenal sebagai kawanan populer di sekolah mereka. Suatu hari ada kompetisi puisi yang bisa diikuti oleh siswa-siswi di sekolah Cinta. Sebagai duta literasi, Cinta pun ikut mendaftar.
Namun ternyata yang menang adalah puisi milik seorang siswa bernama Rangga. Nama Rangga terdengar asing di telinga Cinta dan teman-temannya. Cinta pun mulai penasaran dengan sosok Rangga. Dari perkenalan yang awalnya ditanggapi dingin oleh Rangga, keduanya semakin dekat. Mereka bahkan pergi berdua untuk sekedar mencari buku sampai nongkrong di kafe. Tentu saja, kegiatan mereka jauh dari kegiatan anak muda biasanya.