Memiliki latar belakang cerita di Kota Surabaya dan salah satu desa di Jawa Timur. Film ini menceritakan sepasang kakak beradik bernama Saras dan Yudhis yang baru saja ditinggalkan sang ayah karena meninggal dunia. Pada malam harinya, Saras dan Yudhis menggelar pengajian tahlil di rumahnya. Akan tetapi, keanehan muncul saat jenazah sang ayah bangkit dan terduduk.
Hingga membuat jemaah tahlil kalang kabut. Peristiwa tersebut membuat Saras dan Yudhis berencana menguburkan ayahnya lebih cepat. Namun, keesokan paginya secara tiba-tiba jenazah sang ayah hidup kembali dan berjalan ke luar rumah. Semenjak itu, terjadi berbagai peristiwa yang menyeramkan meneror keluarga tersebut.